Dulu pernah menggunakan WordPerfect untuk menyusun karya ilmiah jaman SMA hingga menyusun skripsi di bangku kuliah. Ada beberapa kekuatan kunci pada WordPerfect yang belum tersaingi oleh semua word processor yang ada saat ini sepengalaman saya, yaitu:
1. Stream-Formatted
WP berbasis stream-formatted, Word berbasis objek-oriented. Sepengalaman saya, model formatting teks berbasis stream sangat konsisten dalam pekerjaan dokumen panjang. Word seringkali tidak konsisten dengan formatting teks ketika bekerja dengan dokumen besar (misal: diatas 50 halaman). Teman-teman kuliah dulu sering memecah file-file skripsinya menjadi beberapa file DOC untuk masing-masing bab karena sering kesulitan dalam penomoran halaman dan konsistensi formatting. File skripsi saya hanya satu file WPD, semua all-in, isinya konsisten.
2. Outline Numbering
Pasti hampir semua pengguna Word kesal dengan sifat genetis Word ketika membuat numbering yang selalu menjorok ke dalam, dan terpaksa harus dikembalikan ke tempat asal… dua kali kerja. Sistem indent numbering juga tidak konsisten, terkadang sub-sub indent terlalu menjorok ke dalam dan tidak rata dengan teks di atasnya. Sungguh perlu kerja keras bekerja dengan indent dan numbering di Word.
3. Penomoran Halaman
Penomoran halaman, sub-halaman, dan model penomoran kustomisasi, termasuk pekerjaan yang melelahkan di Word. WP jauh meninggalkan Word dalam urusan ini. WP membuat yang kompleks jadi mudah.
4. Daftar Isi
Membuat daftar isi hanya semudah mem-bold-kan tulisan. Simpel, rapi, konsisten. Selesai. Tampaknya semua word processor lain masih kesulitan menggapai tingkat kemudahan membuat daftar isi seperti di WP.
5. Footnotes
Word seringkali memindahkan footnote ke halaman selanjutnya padahal nomor acuan berada di halaman yang lain, sangat tidak konsisten dan tidak baik untuk tulisan serius. WP mampu menangani dokumen dengan bejibun footnotes, dan konsisten…
Untuk urusan pemrosesan kata, WP tidak ada tandingannya. Meskipun, untuk urusan drawing memang lebih enak di Word. Untuk dokumen-dokumen pendek seperti surat-menyurat, Word sudah lebih dari cukup. Namun untuk urusan dokumen besar, bahkan untuk menyusun sebuah buku ratusan halaman, WP jauh lebih mudah dan efisien.
Karena laptop saya MacBook, saya pasang VirtualBox yang terinstall Windows XP SP3 hanya untuk menjalankan WordPerfect X6.


